Oleh: Oki Dwi Yulianto
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6.0 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Minggu, 17 Agustus 2025, pukul 05.38 WIB. Berpusat di darat pada kedalaman 10 kilometer, gempa ini dirasakan kuat oleh warga setempat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa yang berlokasi 18 km di barat laut Poso ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga.
Laporan awal menyebutkan 29 orang mengalami luka-luka, dua di antaranya dalam kondisi kritis.
Selain itu, setidaknya 106 rumah dilaporkan rusak dan 2.011 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Dampak kerusakan terparah terjadi di Desa Tokilo dan Desa Tindoli di Kecamatan Pamona Tenggara. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng bersama aparat desa langsung melakukan asesmen dan mengupayakan bantuan logistik bagi para pengungsi.
"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," ujar BMKG melalui pernyataan resminya, mengutamakan penyampaian informasi cepat kepada masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, namun selalu waspada terhadap potensi gempa susulan.
Pihak berwenang terus memantau situasi dan berkoordinasi untuk memastikan keamanan dan kebutuhan para korban terpenuhi. Bantuan dan penanganan lebih lanjut terus diupayakan untuk memulihkan kondisi di daerah terdampak.