OKI DWI YULIANTO

Selamat datang di website pribadiku 👽🖖

2025-08-28

Terancam oleh Teknologi: Mengapa AI Bikin Gen Z Sulit Cari Kerja?

Oleh: Oki Dwi Yulianto

Sebuah studi terbaru dari Stanford University mengungkap fakta yang mengejutkan: ada penurunan signifikan dalam lowongan pekerjaan untuk Generasi Z. 

Ditemukan bahwa lowongan kerja yang sangat terpengaruh oleh kecerdasan buatan (AI), seperti di bidang pengkodean dan layanan pelanggan, menurun hingga 13%. 

Ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan teknologi yang pesat kini membawa tantangan baru yang harus dihadapi oleh para pencari kerja muda.

Masalah utamanya adalah kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki Gen Z dengan kebutuhan industri yang terus berubah. 

Banyak pekerjaan yang dulunya merupakan jalur masuk bagi lulusan baru kini mulai digantikan oleh AI. Profesi di level pemula, yang biasanya menjadi tempat Gen Z mendapatkan pengalaman pertama, kini semakin berkurang. 

Hal ini menciptakan persaingan yang sangat ketat di pasar kerja, di mana jumlah pelamar jauh lebih banyak daripada posisi yang tersedia, bahkan untuk pekerjaan tingkat awal.

Untuk menghadapi tantangan ini, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Jangan hanya mengandalkan pendidikan formal. 

Sangat penting untuk terus mengasah keterampilan baru, terutama yang tidak bisa digantikan oleh AI, seperti kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. 

Bangun portofolio melalui proyek-proyek kecil atau magang untuk menunjukkan kemampuan praktis. Selain itu, perluaslah jaringan profesional. 

Banyak peluang kerja yang datang dari relasi, jadi aktiflah di komunitas atau platform profesional seperti LinkedIn untuk memperluas koneksi.

Kesulitan mencari kerja yang dialami Gen Z ini bukan hanya isu sementara. 

Berdasarkan temuan dari studi Stanford, ini adalah pergeseran besar yang menandakan bahwa dunia kerja telah berubah selamanya. AI memang mengambil alih beberapa pekerjaan, tetapi di sisi lain, ia juga menciptakan kebutuhan akan peran baru yang membutuhkan kreativitas, empati, dan pemecahan masalah yang unik. 

Oleh karena itu, bagi Gen Z, kunci untuk sukses di era ini adalah dengan terus beradaptasi dan tidak berhenti belajar.