OKI DWI YULIANTO

Selamat datang di website pribadiku 👽🖖

2025-09-06

Dari Parade Militer Beijing hingga Etika Politik: Mengapa Akhlak Tetap Berlaku

Oleh: Oki Dwi Yulianto 

Kabar terbaru kembali datang dari dunia politik internasional. Presiden AS, Donald Trump, dilaporkan tidak diundang dalam acara besar parade militer di Beijing, sebuah acara yang dihadiri oleh para pemimpin besar dari Rusia, Tiongkok, dan Korea Utara khususnya. 

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan akibat dari ulah dan perilakunya sendiri yang membuat Trump "diasingkan" dan "dijauhi" dari negara lain. 

Kejadian ini membuktikan sebuah kebenaran sederhana namun berdampak besar: akhlak dan etika tetap berlaku di dunia politik, tidak peduli seberapa besar kekuasaan yang dimiliki. 

Masalah mendalam yang terungkap dari kejadian ini adalah rusaknya kepercayaan. 

Trump yang selama ini kita kenal sebagai sosok berkuasa yang membuat kebijakan hanya untuk negaranya sendiri tidak untuk kemajuan bersama negara negara lain akhirnya menerima akibatnya.

Di dunia politik, layaknya dalam kehidupan sehari-hari, hubungan dibangun di atas dasar saling percaya. 

Ketika etika dan perilaku seseorang tidak konsisten atau cenderung merugikan orang lain, kepercayaan itu akan luntur. 

Dampaknya tidak hanya terbatas pada hubungan pribadi, tetapi bisa meluas ke panggung global, di mana sebuah negara bisa kehilangan sekutu atau pengaruhnya karena pemimpinnya tidak lagi dipercaya. 

Ini adalah pelajaran penting bahwa kekuasaan tanpa integritas akan rapuh dan tidak berkelanjutan. 

Untuk menghindari jebakan serupa, kita semua harus berupaya membangun etika yang kuat. 

Mulailah dengan menumbuhkan kejujuran dan rasa tanggung jawab dalam setiap tindakan. 

Pahami bahwa setiap keputusan yang kita ambil memiliki konsekuensi, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

Berlatihlah untuk menghargai perbedaan pendapat dan bersikap adil.

Dengan memprioritaskan etika, kita tidak hanya akan membangun hubungan yang sehat dan kuat dengan orang lain, tetapi juga menciptakan fondasi yang kokoh untuk kesuksesan jangka panjang.

Pada akhirnya, absennya Trump dari parade militer di Beijing menjadi bukti konkret bahwa perilaku dan karakter seseorang memiliki bobot yang jauh lebih besar daripada posisi atau kekuasaan.

Sementara para pemimpin Rusia, Tiongkok, dan Korea Utara hadir untuk menunjukkan kekuatan aliansi mereka, ketidakhadiran Trump menyoroti isolasi yang dapat terjadi ketika etika diabaikan. 

Ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa nilai-nilai universal seperti integritas, rasa hormat, dan tanggung jawab adalah kunci untuk mendapatkan pengakuan dan membangun hubungan yang langgeng, baik dalam lingkup politik tertinggi maupun dalam kehidupan sehari-hari kita.

Dan ini berlaku di kondisi apapun dan di manapun. Untuk itu pilihlah jalan hidup yang baik, jadilah orang baik dan bermanfaat bagi semua.