OKI DWI YULIANTO

Selamat datang di website pribadiku 👽🖖

2025-09-14

Demonstrasi Nepal: Rakyat Frustrasi, Pemerintah Disorot

Oleh: Oki Dwi Yulianto 

Ribuan anak muda di Nepal turun ke jalan dalam demonstrasi besar-besaran sejak 14 September 2025, memprotes kinerja pemerintahan Perdana Menteri KP Sharma Oli yang dinilai tidak memihak rakyat. 

Aksi protes ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap pemerintah yang berkuasa, terutama terkait isu korupsi dan gaya hidup mewah para pejabat di tengah kondisi ekonomi yang sulit. 

Aparat keamanan merespons aksi yang berubah rusuh dengan menembakkan gas air mata dan water canon. 

Rasa frustrasi rakyat terhadap pemerintah yang korup dan inefisien menjadi pemicu utama unjuk rasa ini. Warga merasa selalu membayar pajak, namun tidak pernah merasakan manfaatnya. 

Salah satu kasus yang memicu kemarahan publik adalah kerugian negara sebesar 1,47 miliar rupee akibat perjanjian pembelian pesawat Airbus A330. 

Selain itu, pameran gaya hidup mewah keluarga pejabat di media sosial semakin memanaskan situasi. 

Ketidakpuasan massa semakin memuncak ketika pemerintah mengumumkan rencana pelarangan sejumlah media sosial. 

Kebijakan ini dinilai sebagai upaya membungkam kebebasan berpendapat warga, terutama generasi muda yang aktif di dunia maya. 

Protes di Nepal juga terinspirasi oleh aksi serupa di negara tetangga seperti Sri Lanka dan Bangladesh, serta demonstrasi di Indonesia. 

Menurut klaim mahasiswa, kerusuhan dalam demonstrasi ini disinyalir dipicu oleh "sekelompok orang dengan fisik besar" yang tiba-tiba datang dan berbaur dengan massa. 

Aksi massa yang awalnya damai kemudian berubah menjadi bentrokan dengan aparat keamanan. 

Gelombang demonstrasi di Nepal ini menjadi cerminan mendalamnya ketidakpercayaan rakyat, terutama generasi muda, terhadap pemerintah. 

Tuntutan untuk perbaikan dan transparansi menjadi inti dari gerakan yang terus bergulir, menunjukkan bahwa rakyat tidak lagi bisa diam melihat ketidakadilan yang terjadi.