Oleh: Oki Dwi Yulianto
Momentum sakral Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026 dipimpin oleh seorang perwira menengah berdarah Cilacap.
Kolonel Inf Priyo Handoyo, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kodim 0733/Kota Semarang, dipercaya negara untuk mengemban amanat besar sebagai Komandan Upacara.
Penunjukan ini bukan sekadar tugas seremonial, melainkan pengakuan atas dedikasi, profesionalisme, dan catatan prestasi gemilangnya di medan tugas.
Lahir di Cilacap pada 8 Februari 1982, Kolonel Priyo adalah lulusan Akademi Militer tahun 2003 dari kecabangan Infanteri.
Kariernya menanjak melalui berbagai posisi strategis, mulai dari Komandan Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam hingga Dandim 0908/Bontang.
Namanya mencuat terutama saat memimpin operasi di Papua, di mana ia berhasil menggagalkan kelompok bersenjata dan menangkap pimpinannya, Kopengga Enumbi.
Keberhasilan itu membuatnya menerima penghargaan langsung dari Pangkoopsgab Pinang Sirih, sebuah bukti nyata kemampuannya di lapangan.
"Selamat dan sukses kepada Dandim 0733/Kota Semarang atas terpilihnya sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Semoga senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah tersebut," ujar keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang.
Bagi warga Cilacap, kebanggaan terpancar ketika salah satu putra terbaik daerah ini berdiri tegak di halaman Istana, memimpin upacara yang disaksikan seluruh bangsa.
Ini adalah momen yang mengingatkan kita bahwa pengabdian tanpa batas dan kerja keras di pelosok negeri pada akhirnya akan membawa seseorang ke panggung sejarah.
Di balik sosok tegas yang memimpin pasukan di Istana, ada kisah panjang perjuangan dan pengorbanan yang patut diteladani oleh generasi muda Indonesia.